Pikiran Lewat #1 : Generasi Muda vs Climate Change.

"More frequent and intense drought, storms, heat waves, rising sea levels, melting glaciers and warming oceans can directly harm animals, destroy the places they live, and wreak havoc on people's livelihoods and communities. As climate change worsens, dangerous weather events are becoming more frequent or severe."



Siang ini tidak sengaja aku mendengar sebuah berita di TV yang menyiarkan tentang bahaya "Climate Change" terhadap bumi, mulai dari cuaca yang sukar diprediksi dan juga banyaknya bencana seperti banjir, kekeringan dll yang memang tanpa disadari intensitas-nya cukup meningkat. 

tiba-tiba aku berpikir lagi tentang orang-orang diluar sana yang masih muda, bahkan ada yang masih anak-anak menjadi aktivis lingkungan karena mereka sadar betul akan bahayanya perubahan iklim bagi seluruh makhluk hidup di bumi. 

di saat itu juga aku merasa seperti, 

"What I have done?"

Bukannya mau sok-sokan peduli lingkungan secara tiba-tiba, hanya saja merasa tertampar dengan kita manusia terutama millenials yang cuma kepikiran "cuan" aja kadang, plus adu keren di sosial media.

pernah kepikiran ngga sih, kalau tiba-tiba udara ga sebersih sekarang buat dihirup dengan gratis dan bebas?

mungkin disaat itu baru kita kepikiran buat memperbaiki bumi yang secara tidak kita sadari, sudah kita rusak bersama-sama.

Mungkin buat kita-kita yang bukan aktivis dan kurang mengerti tentang cara membantu mengurangi dampak dari climate change ini  bisa mulai searching-searching di internet deh, bahaya climate change ini apa saja, karena memang benar-benar se-seram itu kalau kita sudah mengetahuinya.

aku juga paham betul, di satu sisi ga semua orang paham dan ingin paham tentang ini, karena terkadang masalah hidup pribadi saja, contohnya mulai dari masalah financial, keluarga, karir dll saja sudah cukup melelahkan jiwa dan raga, apalagi mikirin bumi.

Tulisan ini juga tiba-tiba saja terbesit di-pikiranku, karena merasa sedikit egois dengan gaya hidup yang turut andil merusak alam / menambah emisi gas berbahaya bagi bumi.

contohnya seperti masih makan daging merah, ternyata emisi gas untuk memproses daging-daging tersebut sangat berbahaya bagi alam, dan masih sering lupa bawa botol minum dari rumah padahal selagi hemat juga bantu mengurangi limbah plastik.


dan masih banyak lagi sebenarnya hal-hal diluar kesadaran kita ikut memperburuk keadaan bumi ini. 

tentunya kita tidak bisa tiba-tiba langsung menghapus semua hal-hal yang sudah menjadi kebiasaan kita tersebut, tapi dengan mengetahuinya terlebih dahulu, menurutku kita akan jadi lebih bijak sedikit dalam mengambil tindakan ke-depannya, misalnya dengan cara mulai mengurangi. Plus, mulai mengambil tindakan-tindakan kecil yang turut membantu, misalnya sebatas melepas kepala charger yang tidak terpakai, atau hemat kran air waktu gosok gigi.

Setidaknya bekali pengetahuan tentang hal ini agar suatu saat nanti kita bisa mengedukasi generasi selanjutnya untuk ikut melestarikan alam & concern terhadap perubahan iklim, jangan sampai kita menjadi generasi yang mewariskan kekacauan dan mengajari mereka gaya hidup yang malah merusak lingkungan.


0 komentar